Showing posts with label merce cunningham. Show all posts
Showing posts with label merce cunningham. Show all posts

Monday, 7 May 2007

HET NATIONALE BALLET - Amsterdam




Menampilkan empat choreography yang menunjukkan keragaman serta kemampuan tehnik dari ‘ballet company’ Belanda.

‘DUETS’, karya Merce Cunningham dengan music John Cage – Improvisations no 3, menghadirkan suatu ragam ‘pas de deux’ yang segar sebagai tarian pembuka. ‘Simplicity’ dalam concept, ‘wealth’ dalam gerak dan ‘perfect’ dalam eksekusi gerak memperlihatkan ‘maturity’ sebuah koreography.

‘KAMMERBALLET’, karya Hans van Manen menciptakan dimensi tari lain dengan ‘plot’ yang tersusun akurat membangun suatu ‘narasi’ yang apik. Dengan bantuan bangku kecil serta design ‘lighting’ yang ‘pas’, tarian ini sempurna mengolah element gerak dengan element theatrical nya.

‘SINCE’ ditarikan oleh 8 penari yang terasa ‘sepi’ dalam panggung yang luas. Panggung dibagi menjadi 2 bagian yang terpisah dengan layar transparent putih. Kandungan gerak yang ‘fluid’ terasa ‘juicy’ dalam komposisi yang tak beraturan. Karya ini diciptakan oleh Annabella Lopez Ochoa.

‘HALLELUJAH JUNCTION’ menjadi tarian penutup, diciptakan oleh Ted Bransen dan ditarikan oleh 20 penari. Suatu ‘finale’ yang tak mencapai ‘klimax’, dimana ensamble banyak mengulang ‘phrase gerak’ sehingga terasa kurang materi gerak dalam suatu visual dan audio stimuli demi mencapai ‘2 senses of orgasm’. Music John Adams yang ditampilkan oleh 2 pianists tidak serasi untuk menghadirkan gejolak dalam suatu perayaan. ‘Big casts’ tidak berarti mudah menciptakan ‘big impact’

Amsterdam, 6 April 2007

OCEAN – Merce Cunningham and John Cage





‘beautiful by any definition’, ditulis oleh New York Times.

Panggung yg ‘rounded’ di ROUNDHOUSE, Camden Town - London diisi oleh penari Merce Cunningham Dance Company selama 4 hari untuk pembukaan ‘dance umbrella’ 2006 (21 – 24 Sept 2006).

Gerakan yang jelas dengan tehnik ‘Cunningham’ tersaji, menampilkan ‘gesture’ secara random sehingga menjadi sebuah komposisi tarian yang diberi judul ‘Ocean’.

14 penari keluar masuk panggung yang melingkar, dengan penonton disekeliling mereka. Dan pada beberapa sisi terdapat ‘digital watch’ yang terasa memandu jalannya pertunjukan. Pemain musik yang berjumlah 150 orang dari Guildhall School of Music and Drama mengisi lingkaran terakhir dibelakang penonton. Musik karya John Cage terdengar menyerupai ‘soundscape’ dan tak beraturan sumber bunyinya.

‘Cunningham claims that his dances express nothing but themselves, that instead of telling a story they focus on the physical facts of the body – what arms and leg, torso, and head can do in relation to gravity, time and space’ (Foster, 1986: p.32).

Dari pertunjukan ini, timbul banyak pertanyaan: Jika misi choreographer untuk menampilkan ‘tubuh yang menari/bergerak’ atau ‘drafting the dance’, bagaimana cara pandang penonton terhadap koreography yang diberi judul ‘Ocean’?. Apakah ‘tarian’ dan 'judul' tidak saling terkait dan mengandung ‘makna’ dan 'intepretasi'?.
London, Sept 06