Sunday, 6 May 2007

HOFESH SHECHTER - uprising & in your rooms




Choreographer muda yang penuh dengan energi, menghentak ‘queen elizabeth hall’ dengan ‘UPRISING’ dan ‘IN YOUR ROOM’, London 4 May 2007.

Perkusi menjadi media penting bagi kedua koreography ini. Music yang juga diciptakan oleh sang koreographer menjadi nyawa bagi karya tarinya. Hentakan musik percusi dan iringan biola menjadi modal utama yang memberi aura dan suasana ‘keras’ dan ‘masculine’. Walaupun 4 penari perempuan tampil di ‘in your room’, dominasi lelaki tetap menonjol, terutama dari gerak yang patah dan tajam.

UPRISING ditarikan oleh 7 pria yang manari dan berputar dengan bantuan cahaya yang minimalis dan dramatis, menimbulkan kesan yang sangat ‘fragmented’. 5 lingkaran cahaya dengan ‘smoke’ effect memberikan ruang gerak yang ambigu walaupun gerak digunakan dengan cermat dan artikulatif.

Gerakan yang terangkai kuat dalam koreography nan cermat, menampilkan gerakan solo, duet, trio, dan ensamble. 7 lelaki yang berjalan mantap dan berhenti tepat di garis depan panggung menciptakan kesan awal yang sangat kuat. Dan kesan itu kembali tampil dan ditutup dengan formasi tumpukan penari membawa satu bendera merah. Narative yang dibangun melalui gerak dan music meraih suatu ‘conclusion’ diakhir tarian.

IN YOUR ROOMS memberikan kesan serupa dengan musik dan lighting yang senada. 4 penari wanita dan 5 penari pria menguasai panggung dengan tehnik gerak dan 'vocab' yang serupa dengan tarian pertama. Kehadiran wanita tak menciptakan nuansa yang berarti, hanya ada sedikit kelembutan ketika mereka berpasangan dan berpelukan. Bantuan kata kata diawal dan pertengahan tari mencoba menuntun penonton pada suatu ‘cerita’ di tarian ini.

‘Don’t follow leaders, Follow me’ yang terpampang semacam 'pamflet' dan dipegang oleh satu penari hampir diakhir tarian membuat suatu ‘conclusion’ yang mirip dengan tarian pertama walaupun ditampilkan dengan cara yang berbeda. Apakah pesan itu mewakili tarian?...dan apakah pesan diperlukan dalam suatu koreography?. Yang pasti, Shechter tampil cerdik dan cermat dalam gerak dan musik. ‘Choreographically’ well done!.


London, 5 may 07

YURI GRIGOROVICH - 80th birthday tribute




Spartacus, was a ballet by Aram Khachaturian, probably his second most widely known ballet after his work ‘Gayane’. The work follows the exploits of Spartacus, the leader of the slave uprising against the Romans known as the ‘Third Servile War’. The ballet is relatively recent, being composed in 1954 and revised in 1968, and was widely acclaimed by critics in Moscow in 1956 as a masterpiece.

The Golden Age, a ballet by Dmitri Shostakovich (12 Sept 1906 – 9 Aug 1975). Shostakovich prided himself on his orchestration, which is clear and well-projected. This aspect of Shostakovich's technique owes more to Mahler than Rimsky-Korsakov. His greatest works are generally considered to be his symphonies and string quartets, fifteen of each. Other works include operas, six concertos, and a substantial quantity of film music.

The Nutcracker, is a fairy-ballet in two acts, three tableaux, by Pyotr Ilyich Tchaikovsky, composed in 1891–1892, and based on The Nutcracker and the Mouse King (German: Der Nußknacker und der Mausekönig), a story by E. T. A. Hoffmann (1816). Alexandre Dumas, père's adaptation of the story was set to music by Tchaikovsky (after a libretto possibly written by Marius Petipa and commissioned by the Imperial Theatres' administrator Ivan Vsevolozhsky in 1891). In Western countries, this ballet has become among the most popular ballets performed, primarily around Christmas time.
Royal Opera House, London 28 Jan 2007

Sunday, 29 April 2007

SPIEGEL - Physicality yang Tidak Menyentuh





Karya Wim Vandekeybus dengan Ultima Vez nya menampilkan SPIEGEL….sebuah karya yang menghantam dengan segala kemampuan tehnik dan virtuositas penari dalam tatanan koreography yg tidak bedarah-darah……

Kekuatan tehnik serta explorasi gerakan yang menarik tidak dimanfaatkan semaxsimal mungkin dalam balutan musik serta stage panggung yang minimal…

Beberapa adegan menarik sempat mencuri mata, tapi tetap menjadi hambar dalam suatu penantian yang panjang silih berganti…..terasa jemu dan menggantung.….

9 penari muda, memperlihatkan kemampuan fisik mereka yg kuat dalam group, duet, trio maupun solo. Kekuatan penari serta ide ternyata tidak cukup membawa penonton dalam suatu hidangan koreography yang menarik…..haruskah physicality berlomba dalam tehnik tanpa menyentuh dasar ragawi menuju esensi tubuh dalam gerak?.

Kebrutalan, ketakutan serta humor tidak mampu menyentuh dan menyapa, entah mengapa, apakah jarak memisahkan waktu atau waktu yg memisahkan jarak, sehingga energy dari penari tidak sampai ke bangku penonton disebrang sana?……fisikalitas pemain tidak mampu berbicara……seakan terpendam dalam waktu yang terasa panjang dan membosankan….

London - Sadler’s Well, 10 Feb 2007.

BLUSH - DanceVideo yg ditampilkan juga membuat jalan semakin panjang, dalam sensasi 'horor' ketika seekor kodok masuk dalam juicer dan hancur mencair kental yang diminum oleh penari….sensasi traumatic untuk moralitas, pantaskah seekor binatang dibunuh secara keji untuk mencapai orgasme kreativitas koreographer ataupun film director?. ....jijik….dan mengerikan…..demi kepuasaan dari masturbasi kreativitas yang memuakkan….

Monday, 23 April 2007

ROSAS – d’un soir un jour





Mysterious,….fogging and covered by the feminine sense of Anne Teresa De Keersmaeker.

The choreography is perfect with the combination of explored movement, lighting, costume and set.

It’s very well done with the music which I believe have been studied, calculated and researched well.
From the beginning until the end, the tension is well developed.


Quality of movement is very unique which have blended into the personality of the 14 dancers.
A smart and intelligent choreographer who have a strong and clear vision which I found it very different with other female choreographer. De Keersmaeker is more into creating in her own and put into one unity as a whole and real choreography.


The dancers are superb.

The technique was amazing.

It is a different world which belong to the uniqueness of female’s skills.



dance umbrella london, sadler’s wells, 16 Oct 2006

STEPHEN PETRONIO Company (USA)



Bud Suite/BLOOM/Lareigne (UK Premiere)

Athletic is a right word to describe this company.
Powerful and technically perfect.
It’s really a physical dance pieces.
The music gave the story if I may say that.

The lyric gives the meaning even the movement reflects some meaning as well, but it’s still technically overloaded, so the essence of expression was dissolve.
The costumes were inspiring.

It was fully exploded, so a bit tired after watching those……nice crafting but too ornamental.
The three dances executed similar vocabulary of movements.

dance umbrella london, 21 oct 2006

Wednesday, 18 April 2007

PUSH and SOLO - Russell Maliphant dan Sylvie Guillem


strong, clear, white and simple

Dalam balutan pencahayaan yg putih, bersih menyapu seluruh gerak dengan kehadiran ‘sosok’ hening.

Tampil utuh membawa kualitas dan energy kuat dalam kotak cahaya ia berpendar.

Sederhana dalam penampilan, membawa kejernihan yang sangat kuat dalam suatu keheningan yg mediatatif.

Putih semakin bersih, gerak semakin marak.
Ruang sempit penuh dengan tari.

Gerak menjadi nyawa dan tarian membawa jiwa pergi mengembara.

Keindahan yang berwibawa dengan cahaya yg pantas. Dimensi terbentuk dengan sempurna.


London, Sadler's Wells 20 March 07

Ballet Nacional De Espana


Ballet Nacional De Espana, director: Jose Antonio

Lalu lalang
Wanita bermata tajam,….

Tangan ditepuk, lantai didera….
Mata menyipit mengobarkan aura…

Merah…

Anggun wanita Andalusia
Tegas tangan mengibas busana
Belalak mata senyum terkulum
Lenggok pinggul kaki didera

Jantan kuat berdarah muda
Gugah merah semburat merah
Kibar kain tajam menghunus
Tepuk dada bahu menantang

Merah……

Lantai hitam bermandi cahya….
Bahana musik berpacu irama….
Satu nada gugah irama

Caprichos - trivialities
Hentak napas, kibasan kain dan gagah nan perkasa

Dualia - dualism
Rangkaian nada ayun irama dan tari menjadi sempurna

Cambalache -
Pendekar tua dikelilingi bangku remaja

Madrid, 25 Maret 07